PT Peroksida Indonesia Pratama

Produsen Hidrogen Peroksida Pertama di Indonesia
Produk

Produk

Produk PT Peroksida Indonesia Pratama (PIP) adalah hidrogen peroksida (H2O2), yaitu bahan kimia oksidator, yang banyak digunakan sebagai bleaching agent (pemutih) untuk pulp, kertas, tekstil, kayu dan rotan, untuk de-inking process kertas bekas, bahan pembuatan bahan kimia lain (deterjen, epoxy, dll), untuk metal etching pada industri elektronika, disinfectant pada packaging process, water treatment dan lain-lain.

 

Hidrogen peroksida merupakan bahan kimia yang ramah lingkungan atau environment friendly, karena tidak menghasilkan residu berbahaya pada lingkungan ketika digunakan. Hidrogen peroksida hanya akan terurai menjadi air (H2O) dan oksigen (O2) pada saat digunakan.

 

Kelestarian dan keindahan alam tidak seharusnya terusik oleh berbagai kepentingan dalam mewujudkan  kesejahteraan manusia. Kami merekomendasikan untuk menggunakan Hidrogen Peroksida (H2O2).

 

Saat ini PIP memproduksi hidrogen peroksida dengan konsentrasi 35%, 50% dan 60%.

Adapun jenis kemasan yang digunakan adalah 35Kg PE-Can, 230Kg PE-Drum, 1MT Container dan 18MT Container.

 

PROSES PEMBUATAN HIDROGEN PEROKSIDA

Hidrogen peroksida diproduksi dengan cara mereaksikan gas hidrogen dengan working solution (larutan kerja) melalui proses hidrogenasi. Working solution yang telah dihidrogenasi kemudian dioksidasi dengan oksigen untuk menghasilkan hidrogen peroksida. Campuran hidrogen peroksida dan working solution kemudian dipisahkan dengan cara diekstraksi dengan air, dimurnikan dan dipekatkan melalui proses distilasi.

 

PENYIMPANAN

Produk hidrogen peroksida yang diproduksi oleh PT. Peroksida Indonesia Pratama adalah hidrogen peroksida terstabilisasi. Namun demikian, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan berkaitan dengan tata cara penyimpanan hidrogen peroksida ini.

  1. Material yang digunakan sebagai bahan pembuat packaging, tanki, pipa, pompa, valve, fitting, gasket dan selang harus kompatibel dengan hidrogen peroksida dan tidak menyebabkan reaksi dekomposisi hidrogen peroksida menjadi air dan oksigen.                                                                                                                                                                                                                   Tabel berikut ini adalah spesifikasi standar fasilitas yang digunakan untuk penanganan dan penyimpanan produk hidrogen peroksida.
    FasilitasExcellentGood
    TankiStainless steel
    SUS304L / SUS306L
    HDPE
    (passed lifetest)
    Tanki ukuran kecilStainless steel
    SUS304L / SUS306L
    HDPE
    (passed lifetest)
    Pipa dan FittingStainless steel
    SUS304L / SUS306L
    PVC
    PompaCasing : SCS14
    Impeller : SCS14
    Inner parts : SCS14
    Shaft & sleeve : SUS316
    Gasket : Viton/ Teflon
    Bolt & nut : SS41
    ValveMain : SUS304 / SUS306
    Seat : Teflon
    Valve with disc hole
    PVC
    GasketViton
    Teflon (PTFE)
    Teflon cushion
    Silicon rubber
    Uncompounded PVC
    Selang (hose)Reinforced vinyl hose
  2. Sebelum dapat digunakan, tanki dan perpipaan yang terbuat dari stainless steel harus terlebih dahulu di-chemical cleaning.
  3. Pastikan bahwa tempat penyimpanan hidrogen peroksida yang akan digunakan sudah dalam keadaan bersih. Apabila ragu, cuci dengan menggunakan air demin (purified water) sampai bersih.
  4. Semua tempat penyimpanan hidrogen peroksida harus dilengkapi dengan sarana venting, yang berfungsi mencegah terjadinya over pressure.
  5. Tanki harus dilengkapi dengan sarana venting, indikator suhu, indikator level, man hole, nozzle untuk memasukkan air demin (purified water) dan drain valve.
  6. Hindari hidrogen peroksida dari sinar matahari langsung. Simpan produk di tempat yang berudara sejuk.
  7. Apabila produk di simpan di dalam ruangan tertutup, pastikan bahwa terdapat sistem ventilasi yang baik dan cukup di dalamnya.
  8. Tempat penyimpanan harus selalu dalam keadaan tertutup (kecuali sarana venting), untuk menghindari masuknya kontaminan (debu, katalis, dan lain-lain).
  9. Jagalah kebersihan di area tempat penyimpanan hidrogen peroksida baik dari debu, katalis maupun bahan kontaminan yang lain.
  10. Hindari hidrogen peroksida terjebak di dalam pipa di antara dua valve.
  11. Hindari penyimpanan hidrogen peroksida dengan bahan kimia lain, terutama bahan kimia organik dan bahan yang mudah terbakar.